IDI- Aceh Timur: aceh.targetjurnalis.com Musda DPD II KNPI Aceh Timur yang di selenggarakan di Kecamatan Serbajadi (Lokop) pada Sabtu (30/9/2023) belum ada kelanjutan sampai saat ini.
Padahal rentang waktu pemilihan Ketua Umum periode 2023-2026 sudah berjalan 8 bulan, tetapi belum ada penyusunan kepengurusan hingga saat ini.
Hal itu yang di sampaikan oleh Fuadi, Tokoh Masyarakat Aceh Timur, Dia Salahsatu Peserta Musda KNPI.
“Ketua terpilih dalam musda tersebut adalah Sulaiman Tole, Ia terpilih secara Aklamasi sebagai Ketua DPD-II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh Timur periode 2023-2026” Kata Fuadi pada awak Media ini.
Menanggapi hal itu, Fuadi selaku peserta musda mempertanyakan kejelasan hasil Musda tersebut. Karena rentan waktu sudah lama terbuang tetapi tidak mampu menyusun struktural.
“Secara kedisiplinan berorganisasi, Ketua terpilih terkesan lepas tanggung jawab, atau dia tidak mampu menjalankan amanah yang telah diberikan” kata Fuadi.
Pada saat Musda berlangsung, Fuadi cukup vokal dan menentang keras proses pemilihan ketua tersebut. Karena dianggap penuh dengan permainan agar Sulaiman Tole terpilih secara aklamasi.
“Setelah diberikan kesempatan untuk memimpin KNPI Aceh Timur sudah di sia-siakan, dan mengabaikan Etika organisasi.” Jelasnya.
Fuadi meminta kepada DPD I KNPI Provinsi Aceh untuk segera membatalkan hasil Musda KNPI Aceh Timur. Hal itu dianggap penting dilakukan supaya organisasi dapat berjalan dengan baik.
” Jika diabaikan seperti ini, organisasi Kepemudaan yang kami sayangkan ini akan vakum dan tidak berjalan. Wadah pemuda untuk berkreasi jadi terbengkalai. Kami berharap KNPI Aceh segera bertindak.” pungkas Fuadi.


